ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Game is one of the entertainment media that becomes the choice of the public to eliminate saturation or just to fill free time. Entertainment is considered important for a person because with entertainment one will be able to refresh the mind after being preoccupied with various activities that drain energy and mind. Pathfinding in the game context is a way to move the player through a shortest path without crashing into obstacles. The most frequent use of the pathfinding method is in real-time games where a player at the starting point determines the end point/goal. Pathfinding has now become an important element in the gaming world. Where all 2D/3D games definitely have different pathfinding methods. According to the complexity level of the 2D/3D games used.
In conducting this Final Task research there are 3 methods used by the author to collect data, namely the library study method, and the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method while the system implementation method that the author uses is the Pathfinding A* (A Star) algorithm method.
The final result of this study is in the form of pathfinding algorithm A* (A Star) as a method to improve the quality of the game. in the educational game "self-rescue from the Covid-19 virus".
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Rizki, C1855201054, 2023. Game Edukasi Aritmetika Dasar Dan Bangun Datar Menggunakan Construct 3 Berbasis Android, Pembimbing I Lili Rusdiana, M.Kom., M.Kom., Pembimbing II Elok Faiqotul Himmah, S.Si., M.Sc. Dampak dari memainkan game ada bernilai positif dan ada bernilai negatif. Nilai negatif dari bermain game yaitu membuat anak-anak malas untuk belajar maupun mengerjakan tugas dan membuat anak-anak menjadi bermalas-malasan ke sekolah. hal tersebut sangat mengganggu tujuan belajar anak-anak dibawah umur terutama dalam pelajaran matematika. Pembuatan game dibuat melalui Construct 3 dengan versi r308.2. Untuk pembuatan karakter digambar melalui sketchpad, setelah itu object akan di export jadi berformat .png. Object tersebut akan di import ke dalam construct 3 untuk menjadi sprite, background, dan platforms. Untuk menguji hasil running menggunakan editor.construct.net. Dalam penelitian ini telah dihasilkan sebuah game yang berjudul “Arithmetic and Geometry Shooter”. Game ini berjenis Top-down Shooter yang memiliki unsur edukasi berupa mata pelajaran matematika pada pembahasan aritmetika dasar dan bangun datar. Dalam proses pembuatan, game ini dibuat menggunakan software Construct 3 dengan menggunakan metode penelitian pengembangan atau dikenal dengan Research and Development. Jenis penelitian pengembangan atau dikenal dengan Research and Development adalah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Langkah-langkah dari proses ini biasanya disebut sebagai siklus R & D, yang terdiri dari mempelajari temuan penelitian yang berkaitan dengan produk yang akan dikembangkan, mengembangkan produk berdasarkan temuan ini, bidang pengujian dalam pengaturan di mana ia akan digunakan akhirnya, dan merevisinya untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan dalam tahap mengajukan pengujian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
INTISARI Cipto Nur Wijaya, C1655201081, 2022, Rancang Bangun Game Edukasi Ayo Hindari Virus Corona Berbasis Android, Pembimbing I Elia Zakharia, M.T. Pembimbing II Hotmian Sitohang, M.Kom. Berdasarkan saat ini dunia sedang dilanda sebuah wabah pandemic . Wabah pandemi tersebut disebabkan oleh virus yang bernama severe acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona. Di Indonesia sendiri saat ini penularan wabah COVID-19 semakin meluas. Meluasnya penularan wabah ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang wabah ini dimasyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman dan edukasi di masyarakat adalah dengan menggunakan media game edukasi ini. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana membangun game ayo hindari virus corona supaya memicu orang lain agar terhindar dari virus corona. Tujuan pembuatan program game ini adalah untuk merancang dan membuat perangkat lunak edukasi sebagai media pembelajaran berbasis multimedia guna membantu orang lain terhindar virus corona tersebut. Dalam melakukan penelitian Tugas Akhir ini ada dua metode yang digunakan oleh penulis yang meliputi metode pengumpulan data dan metode pengembangan sistem. Metode pengumpulan data tersebut adalah studi pustaka, sedangkan metode pengembangan sistem yang penulis gunakan yaitu metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa Game Edukasi Ayo Hindari Virus Corona Berbasis Android yang dapat digunakan oleh orang lain sebagai hiburan sekaligus pembelajaran yang di sertai cara menghindari terkena virus corona dan penjelasan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Devid Anggrian, C1755201042, 2021, Game Edukasi Virus Corona Dengan Media Teka Teki Silang Berbasis Android, Pembimbing I Hotmian Sitohang, M.Kom., Pembimbing II Amaya Andri Damaini, S.Kom., MT. Ducational games are games that are played by users, which are made and designed specifically to be used as a medium used to teach people through material that contains text and images, which contain according to the subject matter. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARSCoV-2), better known as the Covid-19 virus (Corona Virus Disease 2019) is a new type of coronavirus that is transmitted to humans. The emergence of various kinds of games, including educational games, is also influenced by the development of technology around the community. So an educational game was created that focuses on the Corona Virus Educational Game with Android-Based Crossword Puzzles to educate and test the ability of the public to know how dangerous the transmission of the Covid-19 virus is. In conducting this Final Project research, the writer used for data collection techniques with the literature study method, and the interview method. While the system development method that the author uses is the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method, then for Black Box testing all the features in the game run smoothly and for the results of the questionnaire research with a total of 20 respondents are in a very good category because the average the average of these percentages with a total of 87%. The final result of this research is a Corona Virus Educational Game with Android-Based Crossword Puzzles that can be played by the public in the face of the Covid-19 virus pandemic.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Muhammad Mawandi Anajeli, C1655201045, 2022. Rancang bangun game platformer 2d foxy tales bergenre adventure menggunakan unity game engine, Pembimbing I Lili Rusdiana, M.Kom., Pembimbing II Catharina Elmayantie, M.Pd.
Game platformer 2d foxy tales merupakan permainan yang bercerita tentang rubah bernama Foxy, seekor rubah yang hendak menyelamatkan pulau Sunnyland dari musuh – musuh yang menjajah pulau tersebut, tentu dalam aksi penyelamatannya Foxy harus melewati segala rintangan, memecahkan teka – teki , dan mengalahkan musuh – musuh yang menghadangnya hingga pulau Sunnyland pun aman dan tentram kembali.
Tujuan penelitian ini yaitu membuat rancang bangun game platformer 2d Foxy Tales bergenre adventure yang menarik dan juga cukup sulit untuk diselesaikan. Aplikasi ini dibuat menggunakan Unity dengan bahasa program C#
Metode yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode pengumpulan data studi pustaka, studi kuesioner, dan dokumentasi. Menggunakan metode penegembangan perangkat lunak model MDLC, serta menggukan metode SWOT untuk analisis sistem kelemahan.
Dari pengujian yang dilakukan, aplikasi berjalan pada Windows dan Mac OS, mudah digunakan oleh pengguna, dan tombol tampak jelas dan mudah dipahami di setiap scenenya. Semua fitur aplikasi bekerja dengan sempurna dan desain objek aplikasi menarik. Hasil dari pengguna yang disurvei adalah 94,44%
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Banyak masyarakat khususnya anak muda tidak mengetahui hewan endemik yang berada di pulau Kalimantan. Diantara banyaknya jenis hewan endemik yang masih hidup, ada beberapa jenis yang mulai punah. Perlu adanya sebuah game edukasi untuk memperkenalkan hewan endemik yang ada di pulau Kalimantan.
Permasalahan yang dihadapi yaitu bagaimana membuat sebuah game edukasi yang dapat memberikan pengetahuan berkaitan dengan hewan endemik di pulau Kalimantan berupa gambar dan informasi terkait hewan endemik tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat game edukasi pengenalan hewan endemik pulau Kalimantan berbasis Android menggunakan Construct 2 yang hasilnya nanti dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk menambah pengetahuan tentang hewan endemik di pulau Kalimantan. Game edukasi ini memiliki kuis yang menarik, seperti menyusun huruf nama hewan dan pertanyaan pilihan ganda yang diharapkan mampu mengasah daya ingat pengguna terhadap hewan endemik yang ada di pulau Kalimantan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development. Metode pengembangan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Tahapan MDLC yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pengonsepan, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Pendistribusian.
Solusi yang penulis tawarkan adalah membuat sebuah game edukasi untuk menggantikan metode pembelajaran terdahulu berupa buku yang diharap melalui game edukasi ini menambah semangat user untuk lebih mengenal hewan endemik di pulau Kalimantan.
Hasil penelitian ini adalah berupa sebuah produk game edukasi berbasis Android yang berjudul Hewan Endemik Kalimantan yang dapat diunduh user melalui link Google Drive.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Pengembangan game bergenre 2D Platformer di era sekarang menjadi tantangan tersendiri dalam dunia industri pengembangan game, dikarenakan game dengan grafis 2D sendiri tidak begitu banyak peminatnya dibandingkan dengan grafis tiga dimensi (3D) yang lebih realistik dan hidup dari segi desain grafis tetapi mekanik permainan yang di suguhkan genre 2D Platformer dapat bersaing dalam industri pengembangan game. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang dan membuat game 2D Platformer Berbasis Android memiliki unsur edukasi didalam nya yang dapat membantu pengguna untuk memberikan hiburan dan pembelajaran secara bersamaan saat bermain game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi pustaka dan percobaan. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk alur pengerjaan penelitian ini menggunakan metode perangkat lunak SDLC (System Development Life Circle) dengan pendekatan pengembangan model air terjun (Waterfall). Perangkat lunakyang digunakan dalam pembuatan Game 2D Platformer “Virus Must Die “ Berbasis Android adalah Unity versi 2020.3.1f1 (LTS). Pada penelitian ini dilakukan pengujian black box testing atau pengujian kesalahan program dan hasilnya program dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dilakukan pada aplikasi game 2D platformer Virus Must Die Berbasis Android dengan 17 responden maka game ini dapat dikatakan layak digunakan dan mendapatkan hasil sangat baik dengan nilai persentase 84,6 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak adalah
kemampuan anak untuk mengenali warna, karena pentingnya aspek kognitif anak
untuk mengenali warna ini, maka diperlukan media edukasi yang menyenangkan
seperti game edukasi. Pada game edukasi ini menggunakan interaksi seperti
platformer dan teka-teki. Tujuan dari penetian ini yaitu game edukasi platformer
pengenalan warna yang dibuat menarik minat, menghibur, dan mengedukasi anakanak. Game edukasi ini menggunakan warna primer, sekunder, dan tersier untuk
teka-teki dan pembelajaran pada game. Terdapat berbagai rintangan yang harus
dilewati pemain seperti jebakan, jurang, musuh, bos dan batas waktu. Game dibuat
menggunakan Game Engine Unity dengan bahasa pemrograman C# (C Sharp) dan
berjalan pada sistem operasi Android, minimal Android 5.1 (Lolipop).
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and
Development. Metode pengembangan menggunakan metode Multimedia
Development Life Cycle (MDLC), dengan tahapan MDLC yaitu Konsep,
Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Distribusi.
Pada penelitian ini dilakukan pengujian menggunakan ISO 9126 untuk
aspek functionality dan usability. Pengujian aspek functionality menggunakan
perhitungan skala likert, berdasarkan kuesioner yang telah diis oleh 10 orang, game
yang dibuat mendapat hasil dengan persentase sebesar 99,80% yang dapat
dinyatakan bahwa tombol-tombol pada game sudah berfungsi dengan “Baik”.
Kemudian untuk pengujian pada aspek usability menggunakan skala likert,
berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh 30 orang, game yang dibuat
mendapatkan hasil persentase sebesar 86,75%, yang dapat dikategorikan “Sangat
Layak” digunakan sebagai media edukasi pengenalan warna untuk anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Hendro Priyanto, C1755201020, 2021, Pembuatan Game 2D Berbasis Android
“How To Kill Virus” Menggunakan Unity, Pembimbing I Ir. Hj. Siti
Maryamah, M.M., Pembimbing II Amaya Andri Damaini, S.Kom., MT.
Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik, merupakan
sebuah hiburan berbentuk multimedia yang di buat semenarik mungkin agar pemain
bisa mendapatkan sesuatu sehingga adanya kepuasaan batin. Game engine unity
merujuk pada kumpulan modul kode simulasi yang tidak secara langsung
menentukan perilaku permainan (game logic) atau lingkungan permainan (level
data). Virus adalah organisme mikroskopik (super kecil) yang tersebar di berbagai
penjuru dunia dan cenderung bersifat parasit. Tenaga Kesehatan / Petugas Medis
adalah orang-orang yang secara profesional memberikan pelayanan kesehatan
setelah menempuh pendidikan dan pelatihan formal dalam disiplin ilmu tertentu.
Munculnya berbagai macam game, juga dipengaruhi oleh semakin berkembangnya
teknologi di sekitar masyarakat, baik anak-anak, remaja ataupun orang tua banyak
yang senang bermain bermacam-macam game, termasuk juga game yang
bertemakan aksi. Maka dibuatlah game yang dapat menghibur serta dapat
memberikan edukasi kepada pengguna tentang bagaimana tugas serta kewajiban
petugas medis dalam menangani pandemic virus disuatu daerah.
Dalam melakukan penelitian Tugas Akhir ini yang digunakan oleh penulis
untuk teknik pengumpulan data dengan metode studi pustaka dan observasi.
Sedangkan metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah metode
MDLC (Multimedia Development Life Cycle).
Hasil akhir dari penelitian ini yaitu Pembuatan Game 2D Berbasis Android
“How To Kill Virus” Menggunakan Unity dengan menerapkan metode
pengembangan multimedia yaitu MDLC (Multimedai Development Life Cycle)
yang bermanfaat dalam memberikan informasi tentang kewajiban para petugas
medis menangani pandemic virus disuatu daerah dengan cara yang menarik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Game is one of the entertainment media that becomes the choice of the public to eliminate saturation or just to fill free time. Entertainment is considered important for a person because with entertainment one will be able to refresh the mind after being preoccupied with various activities that drain energy and mind. Pathfinding in the game context is a way to move the player through a shortest path without crashing into obstacles. The most frequent use of the pathfinding method is in real-time games where a player at the starting point determines the end point/goal. Pathfinding has now become an important element in the gaming world. Where all 2D/3D games definitely have different pathfinding methods. According to the complexity level of the 2D/3D games used. In conducting this Final Task research there are 3 methods used by the author to collect data, namely the library study method, and the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method while the system implementation method that the author uses is the Pathfinding A* (A Star) algorithm method. The final result of this study is in the form of pathfinding algorithm A* (A Star) as a method to improve the quality of the game. in the educational game "self-rescue from the Covid-19 virus".
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) better known as Covid-19 virus(Corona Virus Disease 2019)is a new type of coronavirus that is transmitted to humans. The virus can affect anyone, such as the elderly (elderly), adults, children,and infants,including pregnant women and nursing mothers. Educational games are games created to provide players with knowledge on a particular topic, expand concepts, strengthen development, understand a historical or cultural event, or assist them in learning skills as they play. The emergence of various kinds of games, including educational games is also influenced by the development of technology around the community. So an educational game focused on survival adventure was created to educate the public about the dangers of covid-19 virus transmission. In addition to entertaining the public, The Self-Rescue game from the Covid-19 Virus also has the knowledge to always maintain health by maintaining personal hygiene, using masks when out of the house, consuming healthy food, and keeping a distance in the crowd. In conducting this Final Task research there are two methods used by the authors that include library study methods, planning methods, and questionnaire methods. While the system development method that the author uses is the MDLC method (Multimedia Development Life Cycle). The final result of this study is in the form of Self-Rescue Education Game from Covid-19 Virus Based 3D Using Unity Engine Game that can be used by the public in the face of the Covid-19 virus pandemic.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Farhan, 2021. Membangun Game COVID-19 : Save The World Dengan Menggunakan Gdevelop5, Pembimbing I Elia Zakaria, M.T, Pembimbing II Cathrina Elmayantie, M.Pd. Virus Corona adalah Virus yang mengakibatkan sindrom pernafasan akut parah dengan nama COVID-19. Kepanjangan dari COVID-19 adalah Corona Virus Dieases 2019. Virus ini berasal dari keluarga Virus yang sama dengan SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS-CoV yang telah menewaskan ratusan orang. Saat dunia sedang mengalami wabah Pendemi COVID-19 yang menyebar keseluruh negara-negara. Penyebaran Virus COVID-19 ini diawali di negara China, pertama kali muncul dari kota Wuhan yaitu pada akhir Desember 2019 dan menyebar ke manusia. Masyarakat Palangka Raya agar dapat memahami Virus COVID-19 yaitu dengan adanya melalui aplikasi permainan atau game. COVID-19 yang bertujuan untuk sarana hiburan dengan latar belakang tentang COVID-19. Game ini merupakan game PC yang akan dibuat menggunakan menggunakan aplikasi engine Gdevelop 5 dibantu dengan pengolahan gambar CorelDRAW X7. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari 6 tahap yaitu Concept, Design, Material collecting, Assembly, Testing, dan distribution. Pada penelitian ini telah berhasil diimplementasikan dan menjadi sebuah aplikasi game dengan menggunakan perangkat PC atau Laptop yang bergenre Adventure dengan mengangkat temawabah virus COVID-19. Berdasarkan responden yang berhasil mendapat nilai rata-rata 85,2% yang berarti lebih baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Game
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aplikasi Game Bahasa Inggris Dasar Menggunakan Construct 2 Berbasis Android
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GAME SIMULASI TES INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) BERBASIS WEB
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•
GAME TRADISIONAL BALOGO BERBASIS ANDROID