ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Muhammad Mawandi Anajeli, C1655201045, 2022. Rancang bangun game platformer 2d foxy tales bergenre adventure menggunakan unity game engine, Pembimbing I Lili Rusdiana, M.Kom., Pembimbing II Catharina Elmayantie, M.Pd.
Game platformer 2d foxy tales merupakan permainan yang bercerita tentang rubah bernama Foxy, seekor rubah yang hendak menyelamatkan pulau Sunnyland dari musuh – musuh yang menjajah pulau tersebut, tentu dalam aksi penyelamatannya Foxy harus melewati segala rintangan, memecahkan teka – teki , dan mengalahkan musuh – musuh yang menghadangnya hingga pulau Sunnyland pun aman dan tentram kembali.
Tujuan penelitian ini yaitu membuat rancang bangun game platformer 2d Foxy Tales bergenre adventure yang menarik dan juga cukup sulit untuk diselesaikan. Aplikasi ini dibuat menggunakan Unity dengan bahasa program C#
Metode yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode pengumpulan data studi pustaka, studi kuesioner, dan dokumentasi. Menggunakan metode penegembangan perangkat lunak model MDLC, serta menggukan metode SWOT untuk analisis sistem kelemahan.
Dari pengujian yang dilakukan, aplikasi berjalan pada Windows dan Mac OS, mudah digunakan oleh pengguna, dan tombol tampak jelas dan mudah dipahami di setiap scenenya. Semua fitur aplikasi bekerja dengan sempurna dan desain objek aplikasi menarik. Hasil dari pengguna yang disurvei adalah 94,44%
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Pengembangan game bergenre 2D Platformer di era sekarang menjadi tantangan tersendiri dalam dunia industri pengembangan game, dikarenakan game dengan grafis 2D sendiri tidak begitu banyak peminatnya dibandingkan dengan grafis tiga dimensi (3D) yang lebih realistik dan hidup dari segi desain grafis tetapi mekanik permainan yang di suguhkan genre 2D Platformer dapat bersaing dalam industri pengembangan game. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang dan membuat game 2D Platformer Berbasis Android memiliki unsur edukasi didalam nya yang dapat membantu pengguna untuk memberikan hiburan dan pembelajaran secara bersamaan saat bermain game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi pustaka dan percobaan. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk alur pengerjaan penelitian ini menggunakan metode perangkat lunak SDLC (System Development Life Circle) dengan pendekatan pengembangan model air terjun (Waterfall). Perangkat lunakyang digunakan dalam pembuatan Game 2D Platformer “Virus Must Die “ Berbasis Android adalah Unity versi 2020.3.1f1 (LTS). Pada penelitian ini dilakukan pengujian black box testing atau pengujian kesalahan program dan hasilnya program dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dilakukan pada aplikasi game 2D platformer Virus Must Die Berbasis Android dengan 17 responden maka game ini dapat dikatakan layak digunakan dan mendapatkan hasil sangat baik dengan nilai persentase 84,6 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak adalah
kemampuan anak untuk mengenali warna, karena pentingnya aspek kognitif anak
untuk mengenali warna ini, maka diperlukan media edukasi yang menyenangkan
seperti game edukasi. Pada game edukasi ini menggunakan interaksi seperti
platformer dan teka-teki. Tujuan dari penetian ini yaitu game edukasi platformer
pengenalan warna yang dibuat menarik minat, menghibur, dan mengedukasi anakanak. Game edukasi ini menggunakan warna primer, sekunder, dan tersier untuk
teka-teki dan pembelajaran pada game. Terdapat berbagai rintangan yang harus
dilewati pemain seperti jebakan, jurang, musuh, bos dan batas waktu. Game dibuat
menggunakan Game Engine Unity dengan bahasa pemrograman C# (C Sharp) dan
berjalan pada sistem operasi Android, minimal Android 5.1 (Lolipop).
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and
Development. Metode pengembangan menggunakan metode Multimedia
Development Life Cycle (MDLC), dengan tahapan MDLC yaitu Konsep,
Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Distribusi.
Pada penelitian ini dilakukan pengujian menggunakan ISO 9126 untuk
aspek functionality dan usability. Pengujian aspek functionality menggunakan
perhitungan skala likert, berdasarkan kuesioner yang telah diis oleh 10 orang, game
yang dibuat mendapat hasil dengan persentase sebesar 99,80% yang dapat
dinyatakan bahwa tombol-tombol pada game sudah berfungsi dengan “Baik”.
Kemudian untuk pengujian pada aspek usability menggunakan skala likert,
berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh 30 orang, game yang dibuat
mendapatkan hasil persentase sebesar 86,75%, yang dapat dikategorikan “Sangat
Layak” digunakan sebagai media edukasi pengenalan warna untuk anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Hendro Priyanto, C1755201020, 2021, Pembuatan Game 2D Berbasis Android
“How To Kill Virus” Menggunakan Unity, Pembimbing I Ir. Hj. Siti
Maryamah, M.M., Pembimbing II Amaya Andri Damaini, S.Kom., MT.
Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik, merupakan
sebuah hiburan berbentuk multimedia yang di buat semenarik mungkin agar pemain
bisa mendapatkan sesuatu sehingga adanya kepuasaan batin. Game engine unity
merujuk pada kumpulan modul kode simulasi yang tidak secara langsung
menentukan perilaku permainan (game logic) atau lingkungan permainan (level
data). Virus adalah organisme mikroskopik (super kecil) yang tersebar di berbagai
penjuru dunia dan cenderung bersifat parasit. Tenaga Kesehatan / Petugas Medis
adalah orang-orang yang secara profesional memberikan pelayanan kesehatan
setelah menempuh pendidikan dan pelatihan formal dalam disiplin ilmu tertentu.
Munculnya berbagai macam game, juga dipengaruhi oleh semakin berkembangnya
teknologi di sekitar masyarakat, baik anak-anak, remaja ataupun orang tua banyak
yang senang bermain bermacam-macam game, termasuk juga game yang
bertemakan aksi. Maka dibuatlah game yang dapat menghibur serta dapat
memberikan edukasi kepada pengguna tentang bagaimana tugas serta kewajiban
petugas medis dalam menangani pandemic virus disuatu daerah.
Dalam melakukan penelitian Tugas Akhir ini yang digunakan oleh penulis
untuk teknik pengumpulan data dengan metode studi pustaka dan observasi.
Sedangkan metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah metode
MDLC (Multimedia Development Life Cycle).
Hasil akhir dari penelitian ini yaitu Pembuatan Game 2D Berbasis Android
“How To Kill Virus” Menggunakan Unity dengan menerapkan metode
pengembangan multimedia yaitu MDLC (Multimedai Development Life Cycle)
yang bermanfaat dalam memberikan informasi tentang kewajiban para petugas
medis menangani pandemic virus disuatu daerah dengan cara yang menarik