PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN SENSOR REED SWITCH DAN MIKROKONTROLLER NODEMCU BERBASIS INTERNET OF THINGS
Kejahatan adalah perbuatan antisosial yang secara sadar mendapat reaksi dari negara berupa pemberian derita dan kemudian sebagai reaksi terhadap rumusan hukum (Legal Definition) mengenai kejahatan (Topo Santoso et al, 2010). Dilansir dari kalteng.co terjadi pencurian barang yang ada dirumah warga, pelaku melakukan pencurian tersebut disaat keadaan rumah kosong. Teknologi IoT menjadi salah satu teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk membuat sistem keamanan rumah. Sederhananya IoT adalah menghubungkan semua objek fisik sehari hari ke interet. Adapun jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode Prototype dan menggunakan desain penelitian menggunakan metode Reseach and Develovment (R&D). Kemudian penulis menggunakan instrumen penelitian dalam mengumpulkan data dengan Metode Kepustakaan, Observasi dan Metode Dokumentasi. Berdasarkan penelitian pada Prototype sistem keamanan pintu rumah, penulis dapat memberikan hasil bahwa prototype yang telah dibuat oleh penulis berjalan dengan benar. Dimana aplikasi telegram dapat memberikan perintah dan menerima notifikasi apabila pintu terbuka dengan jarak threshold > 2cm, dibantu dengan adanya Buzzer sebagai trigger dengan cara mengeluarkan bunyi/suara. Kemudian LED sebagai pemberi informasi apabila mikrokontroller telah terhubung ke jaringan.