Penerapan Algoritma Naive Bayes Untuk Klasifikasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palangka Raya
Untuk melihat pertumbuhan para pelaku UMKM di Kota Palangka Raya dengan menggunakan algoritma Naive Bayes
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Untuk melihat pertumbuhan para pelaku UMKM di Kota Palangka Raya dengan menggunakan algoritma Naive Bayes
Masalah dari UMKM adalah belum terklasifikasinya dengan baik, misalnya berkembang atau tidak berkembang UMKM tersebut. Pada penelitian kali ini akan melakukan klasifikasi UMKM di Kota Palangka Raya. Dan Pengujian metode dengan menggunakan Tools Rapid Miner Studio. Atribut yang digunakan adalah Status Tempat Usaha, Sektor Usaha, Nilai Aset, Pendapatan Tahun 2020 dan Pendapatan Tahun 2021. Metode yang akan digunakan menggunakan metode Naive Bayes Classifier, yang merupakan teknik pengklasifikasian data mining. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dihasilkan kesimpulan bahwa hasil pengujian conffusion matrix penggunaan metode naive bayes terhadap data latih yang telah diambil pada penelitian diperoleh tingkat hasil Accuracy 96%, Precision 100% untuk berkembang dan 63,64% untuk tidak berkembang, Recall 95,70% untuk berkembang dan 100% untuk yang tidak berkembang. Sedangkan hasil pengujian conffusion matrix terhadap data uji diperoleh tingkat Accuracy 70%, Precision 88,89% untuk berkembang dan 54,55% untuk tidak berkembang dan Recall 61,54% untuk berkembang dan 85,71% untuk tidak berkembang