ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The accuracy of the ICD 10 code is very important, because it will affect the data and report information. In addition, it also affects the payments that will be billed to the health insurance and patients. This study aims to create a Web-Based International Classification Of Diseases Tenth (ICD-10) Data Management Application at Dr.Doris Sylvanus Palangka Raya Hospital to facilitate the Admin in classifying disease data. The software development method used by the author in this study is using Extreme Programming (XP) which is a software engineering process that tends to use an object-oriented approach and the target of this method is patient disease data that is small or large in scale. The software testing method uses Black Box Testing and the system weakness analysis method uses the PIECES method. In building the Data Management Application, the International Classification Of Diseases Tenth (ICD-10) was used for programming PHP and HTML, Noteped++ and bootstrap, XAMPP as a webserver and MySQL as a database management system. The application built has an admin login feature, ICD-10 data. The results of the study show that the implementation of the application is as expected. This is evidenced by the respondent's questionnaire using a Likert scale with a value of 407 or 81.4% located closer to the Agree interval (S) than the maximum value of 500, so it can be concluded that the program that the author created has met a very good value applied to assist and facilitate administration in accessing disease codes using a new system, namely the Web-based International Classification of Diseases Tenth (ICD-10) data management application.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Seiring dengan pesatnya kemajuan Teknologi Informasi dewasa ini, informasi merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan suatu pekerjaan dan kegiatan usaha. Teknologi Informasi merupakan sarana yang sangat penting dan menunjang bagi suatu badan / instansi / departemen / perusahaan baik negeri maupun swasta dalam skala kecil, sedang, ataupun besar, sehingga dengan informasi dapat diharapkan mempermudah pekerjaan dan tujuan dapat tercapai secara maksimal. Karena diterapkannya Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mengatur pembagian wewenang antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Kewenangan Pemerintah Kabupaten mengenai sektor Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi hilang/dialihkan kepada pemerintah provinsi yang berakibat Pemerintah Kabupaten hanya dapat mengajukan kegiatan pada pemerintah provinsi. Masalah yang timbul adalah kesesuaian antara kebutuhan kegiatan yang muncul terkadang tidak sesuai dengan perencanaan kegiatan jangka menengah yang disusun oleh dinas (kesesuaian antara renja dan renstra), serta harus ditampungnya kegiatan yang menjadi pokok pikiran DPRD yang didapat dari hasil reses DPRD. Rencana-rencana kegiatan tersebut harus pula mendapat persetujuan dari Badan Anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, karena sensitivitas data mengenai anggaran maka mungkin akan tedapat kesulitan dalam permintaan data anggaran. Analisis ini, pada tahap analisis dilakukan pembuatan desain proses (Flowchart) terhadap sistem yang baru. Kemudian tahap desain juga dilakukan pembuatan Data Flow Diagram (DFD) atau diagram alir merupakan suatu tahap desain secara tersturuktur. Dan dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, CSS, HTML serta perangkat lunak pendukung yakni MYSQL merupakan salah satu sistem manajemen database yang biasa digunakan untuk mengelola data. Analisis dan Perancangan Pengajuan Kegiatan Kedinasan Pada Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Tengah ini dapat menampilkan keluaran berupa dokumen rencana kegiatan beserta rinciannya.