Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Citra
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Deteksi Tepi Untuk menentukan Bentuk Citra Pada Daun

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Citra merupakan istilah lain untuk gambar yang memegang peranan penting sebagai salah satu komponen multimedia dalam bentuk informasi visual. Daun merupakan salah organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting yang biasanya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan memiliki fungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis. Bentuk daun disekitar kita ada beragam macam seperti daun melengkung, daun menjari, daun menyirip dan daun sejajar. Implementasi deteksi tepi untuk menentukan bentuk citra pada daun yaitu suatu penerapan atau tindakan image processing pada citra daun dengan deteksi tepi menggunakan operator sobel, canny, prewitt, dan robert. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu itu untuk menganalisis perbandingan hasil masing-masing operator deteksi tepi sobel, canny, prewitt, dan robert pada bentuk citra daun dengan mengambil nilai ciri mean, standar deviasi dan nilai varian dengan menampilkan nilai hasil evaluasi tiap operator dengan peak signal to noise ratio (PSNR). Untuk metode pengujian menggunakan euclidean distance atau pencarian jarak terdekat antar data latih dan data uji. Penelitian ini menggunakan aplikasi matlab sebagai media implementasinya. Metode-metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data (observasi, studi pustaka, eksperimen, dan dokumentasi). Indentifikasi untuk menentukan bentuk citra daun terhadap 20 data uji dari 80 data latih dapat memberikan informasi bahwa dapat dikenali oleh sistem 16 data benar dan 4 data salah dengan nilai akurasi 80% dengan eror 20%. Keakuratan data dari hasil data uji yang diperoleh tiap-tiap operator deteksi tepi yaitu sobel dengan nilai akurasi 90%, canny dengan nilai akurasi 90%, prewitt dengan nilai 95%, dan robert dengan nilai akurasi 95% dengan nilai peak signal to noise ratio (PSNR) tertinggi pada bentuk daun menjari dan nilai terendah pada bentuk daun sejajar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aplikasi Pendeteksi Kematangan Cabai Rawit Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HSI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meilyana Wibowo, C1855201044, 2021. Aplikasi Pendeteksi Kamatangan Cabai Rawit Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HSI, Pembimbing I Lili Rusdiana, M.Kom., Pembimbing II Veny Cahya Hardita, M.Kom Utilization of digital images can be used to create maturity detection applications using color image processing. With the digital image, the process of determining the maturity of cayenne pepper can be done computing. The color model used is Hue Saturation Intensity (HSI). Utilization of HSI color imagery is used to make an application for detecting the maturity of cayenne pepper with the suitability of the color of cayenne pepper. The results of the test of 53 data tested in the application are 15 red cayenne pepper data, the output is ripe, 15 green cayenne pepper data is raw, 14 cayenne pepper data is yellow-orange, the output is half cooked, 1 yellow-orange cayenne pepper is ripe. , 2 red-brown rotten chilies with ripe output, 3 green chilies with raw rotten outpits, 1 uneven color chili with orange-yellow dominant with ripe output and 2 chili peppers with uneven color but dominant orange-yellow color with raw output.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Simulator Pemrosesan Citra Menggunakan Metode Konvolusi Untuk Gambar yang Memiliki Noise pada Desain Spanduk

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pencetakan spanduk terkadang mengalami penurunan mutu karena adanya noise. Pihak percetakan pun saat ini masih melakukan peningkatan citra secara manual untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan perangkat lunak seperti aplikasi photo editor pada komputer, akan tetapi proses tersebut akan memakan waktu lebih lama. Hal ini disebabkan karena aplikasi photo editor yang digunakan harus dioperasikan secara manual seperti penambahan warna dan penghalusan citra yang dilakukan secara manual. Karena adanya permasalahan tersebut, maka diperlukan perangkat lunak yang secara khusus dapat menangani masalah tersebut agar proses peningkatan citra dapat diatasi dengan cepat dan menghasilkan gambar yang lebih berkualitas. Metode yang digunakan dalam simulator ini adalah metode konvolusi. Terdapat 5 fitur konvolusi yang digunakan dalam simulator ini yaitu smooth, gaussian blur, median filter, sharpen dan mean removal. Hasil uji coba dan evaluasi dari simulator menyatakan bahwa peningkatan citra menggunakan metode konvolusi berdasarkan data-data yang ada mampu menghasilkan kualitas citra yang lebih baik. Akan tetapi metode konvolusi ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas citra jika digunakan pada jenis noise yang salah dan digunakan berlebihan. Oleh karena itu, untuk permasalahan noise yang memiliki tingkat ketajaman tinggi, cukup diatasi menggunakan fitur konvolusi gaussian blur. Sedangkan untuk permasalahan noise blur dapat diatasi menggunakan fitur konvolusi sharpen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STEGANOGRAFI CITRA DENGAN METODE HURUF BRAILLE MENGGUNAKAN ALGORITMA VIGENERE

2021•

Perkembangan teknologi yang ada sekarang ini telah membuat pengiriman pesan semakin mudah dalam bentuk digital. Pesan yang dulunya hanya dapat dikirim melalui surat berkembang menjadi SMS (Short Message Service) & E-mail melalui handphone kemudian berkembang lagi menjadi aplikasi pengiriman pesan seperti Chat dan Media Sosial. Berkembangan ternologi pengiriman pesan juga membuat keamanan dalam pengiriman pesan menjadi hal yang sangat penting. Salah satu hal yang digunakan dalam mengamankan alur pengiriman pesan adalah kriptografi. Kriptografi adalah teknik untuk mengacak pesan sehingga hanya pengirim dan penerima yang bisa membacanya dengan menggunakan kunci yang hanya diketahui keduanya. Salah satu teknik skriptografi yang ada adalah steganografi. Steganografi merupakan salah satu cara untuk menyembunyikan pesan menggunakan media gambar. Tujuan dari menyembunyikan pesan dengan steganografi adalah pesan dapat disembunyikan pada gambar tanpa orang lain menaruh kecurigaan pada gambar yang ada. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Braille. Metode braille merupakan metode yang dikembangkan penulis untuk mengubah pesan menjadi huruf Braille yang dapat ditransfer ke dalam pixel gambar. Metode ini digabungkan dengan algoritman vigenere untuk meningkatkan keamanan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil yaitu pesan berhasil dimasukkan ke dalam gambar dalam format BMP (Bitmap). Pesan yang dikirimkan melalui format BMP berhasil untuk diambil kembali pesannya setelah dikirim melalui aplikasi pengujian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail