Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Andrean Perdana Dewantara

4 karya publik ditemukan.

2021: 12019: 3

Penerapan Logika Fuzzy dalam Pemodelan Spasial Penyebaran Titik Panas (Hotspot) di Kalimantan Tengah

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Logika 'benar dan salah' tidak dapat mewakili setiap pemikiran manusia. kemudian dikembangkanlah logika fuzzy yang dapat mempresentasikan setiap keadaan atau mewakili pemikiran manusia. Hal ini akhirnya diterapkan ke dalam sebuah pengembangan mesin yang nantinya memiliki logika yang menyerupai logika manusia. Perbedaan antara logika tegas (crisp) dan logika fuzzy terletak pada keanggotaan elemen dalam suatu himpunan. Jika dalam logika tegas suatu elemen mempunyai dua pilihan yaitu terdapat dalam himpunan atau bernilai 1 yang berarti benar dan tidak pada himpunan atau bernilai 0 yang berarti salah. Sedangkan dalam logika fuzzy, keanggotaan elemen berada di interval [0,1]. Logika fuzzy akan sangat membantu pengolahan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam menterjemahkan data-data spasial yang bersifat tidak tegas dan kabur.