· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cindy Adilla, C1955201070, 2022. Application of Inventory Classification Using the Fuzzy Inference System Method for the Central Kalimantan Province's Diskominfosantik, Supervisor I Lili Rusdiana M.Kom., Advisor II Rudini M.Pd. Inventory classification is needed in order to maximize the use of existing inventory and to support the fulfillment of needs according to conditions in the office. Fuzzy logic is an efficient solution for determining classification, because it has a function to provide problem-solving modeling like what humans do with the help of computer technology. The problem of this research is the process of implementing the Fuzzy Inference System Method into a website-based application system for inventory classification at the Communication, Informatics, Encryption, and Statistics Office of Central Kalimantan Province with the html and php programming languages. This research produces the output of inventory classification results, namely the need to add inventory, inventory in appropriate quantities, inventory available quite a lot. There are four variables used in this study, namely the amount of inventory, average use, waiting time, and users. This application also has a feature to generate inventory QR-Code and scan Inventory QR-Code on an android application made with kodular.io. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, and library research. The application calculation accuracy is 100% the same as manual calculations and the accuracy of the results or the accuracy of the classification results is 61%. Keywords : Classification, FIS, Inventory, QR-Code
· Thesis ·
Pintu pagar rumah sudah memiliki banyak jenis pengamanan juga kunci-kunci tambahan untuk meningkatkan keamanannya. Pagar rumah memiliki banyak jenis untuk sistem buka tutupnya, salah satu model pagar rumah yang sering dijumpai yaitu pagar rumah jenis geser (rolling door). Seiring dengan perkembangan teknologi sudah banyak penggunaan robotik untuk memudahkan banyak pekerjaan manusia. Salah satu komponen robotik yang sering digunakan sekarang adalah arduino. Arduino berkembang dengan pesat, banyak alat elektronik yang sudah dapat dikendalikan dari jarak jauh dengan menggunakan jaringan nirkabel. Salah satu contohnya penggunaan jaringan wifi yang dapat dikembangkan lagi menggunakan konsep Internet of Thing. Internet of thing atau IoT sendiri adalah suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat robotik. Penggunaan dari konsep IoT diharapkan dapat mempermudah pekerjaan pemilik rumah untuk membuka tutup pagar serta membuka dan mengunci pagar melalui jaringan internet. Hasil uji coba testing dengan inputan berupa data angka waktu respon arduino uno, nodemcu, dan perangkat android dalam menerima atau mengirimkan data rata-rata kecepatan waktu respon dari perangkat android menerima data dari database firebase adalah 0.81 detik, kecepatan rata-rata waktu respon perangkat nodemcu menerima data dari database firebase adalah 1.16 detik dan kecepatan rata-rata waktu respon perangkat arduino uno menerima data dari database firebase adalah 1.20 detik.
· Thesis ·
INTISARI
Unggul Hadi Wijaya, C1557201136, 2022. Sistem Informasi Montraf Untuk Pengukuran Beban Trafo Pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Sampit, Pembimbing I Bayu Pratama Nugroho, S. Kom., MT., Pembimbing II Arliyana, M. Kom.
Seiring dengan kemajuan dan perkembangan tenaga listrik saat ini, PT. PLN (Persero) dituntut untuk terus meningkatkan kinerja mutu pelayanan kelistrikan dan terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kelistrikan serta menjaga kehandalan pasokan listrik salah satunya melakukan upaya monitoring pengukuran beban trafo distribusi yang dilakukan sebelum adanya sistem informasi ini dengan cara manual dan cukup panjang sehingga saya berinovasi membuat suatu sistem sederhana menggunakan aplikasi mobile untuk petugas lapangan dan langsung terinput serta bisa melakuakan monitoring di web.
Sistem Informasi Montraf untuk pengukuran beban trafo pada PT. PLN (Persero) ULP Sampit ini dibuat dua sistem yaitu mobile dan web yang dimana mobile digunakan oleh petugas lapangan saat melakukan penginputkan beban trafo distribusi yang telah diukur dan web yang digunakan oleh user admin/supervisor untuk memonitoring beban trafo distribusi yang telah diinput oleh petugas lapangan. Adapun sistem mobile menggunakan tools react native dan website mengunakan gabungan dari php dan html dengan database mysql.
Aplikasi MONTRAF berbasis mobile dan web (Monitoring Trafo) menjawab persoalan kedepan PT. PLN (Persero) sebagai sistem informasi yang memberikan data beban trafo secara terupdate dan sebagai dasar tindak lanjut melakukan pemeliharan trafo distribusi.
· Thesis ·
Elky Foriadi Ungkup, C1955201080, 2023. Analisis Qos Pada Jaringan Wireless Di Smpn 2 Dusun Selatan Menggunakan Wireshark 3.6.7, Pembimbing I Hotmian Sitohang, M.Kom., Pembimbing II Sam’ani, S.T., M.Kom.
SMPN 2 Dusun Selatan memiliki jaringan wireless yang digunakan pada area sekolah dengan kapasitas kecepatan 10 Mbps berdasarkan hasil wawancara yang telah penulis lakukan diketahui bahwa koneksi jaringan internet terkadang tidak stabil dikarenakan banyaknya pengguna yang mengakses jaringan secara bersamaan, serta sekolah SMPN 2 Dusun Selatan belum pernah melakukan pengukuran parameter QOS (Quality Of Service).
Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui kualitas jaringan wireless apakah jaringan dalam kondisi sangat bagus atau sebaliknya dengan menggunakan metode analisis Quality Of Service dengan parameter QOS (Throughtput, Packet Loss, Delay (Latency), dan Jitter). dan menggunakan software analisis jaringan yaitu wireshark. Jenis penelitian yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode Pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil pengukuran Analisis QOS (quality of service) pada SMPN 2 Dusun Selatan mendapatkan hasil pengukuran pada sesi pertama parameter QOS yaitu dengan nilai rata_rata throughput 195,3 bps, nilai rata-rata packet loss 3,07%, nilai rata-rata Delay 125,5 ms, dan nilai rata-rata Jitter 3,8 msmenurut standar THIPON dengan kategori “Bagus”.Dan hasil pengukuranpada sesi kedua parameter QOS yaitu dengan nilai rata_rata throughput 26,4 bps, nilai rata-rata packet loss 1,17 %, nilai rata-rata Delay 226,4 ms, dan nilai rata-rata Jitter 4,48 ms menurut standar THIPON dengan kategori “Bagus”.
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2026 · Book ·
2025 · Book ·
2025 · Book ·
2025 · Book ·
198804172015101
C2255201018
C2255201004
C2257201067
C2257201056
E2357401007